468x60 Ads

This is an example of a HTML caption with a link.

Waifu Wednesday-Yuuki Asuna


Kalau kita berbicara tentang waifu, saya yakin diskusi tersebut tidak akan ada habisnya, because obviously mai waifu is better than yours. Namun apa jadinya saat JOI membedah waifu kesukaanmu masing-masing? inilah debut rubrik baru JOI, Waifu Wednesday!

Apa itu waifu? Menurut urbandictionary.com, which is a reliable source to anything, waifu adalah sebuah sebutan yang diberikan oleh para otaku dan weeaboo kepada belahan diri 2 dimensinya, yang biasanya berasal dari anime atau game. Waifu adalah sisi koin lain dari harem, yang berarti seorang otaku akan mencintai seorang waifu dan memperlakukannya dengan kehormatan tertinggi, bahkan menolak untuk menodainya dengan tindakan memuaskan birahi ala lelaki.

Sekarang kamu tahu apa itu waifu, mari kita mulai berbicara lebih dalam mengenai artikel ini. Setiap waifu memiliki karakteristik individual yang unik dan berbeda, sesuatu yang akan membuat para otaku tergila-gila kepadanya. Namun bagi yang bukan penggemarnya mungkin tidak tahu apa saja charm point wanita tersebut, disinilah JOI ingin membantumu untuk mengerti, sukur-sukur malah hati kamu berpindah ke tempat lain.


Untuk debutnya, saya memilih seorang waifu yang pastinya sudah kamu kenal dengan baik. Waifu yang animenya begitu mainstream saya yakin banyak penontonnya memimpikan memiliki waifu yang sangat pengertian, penyayang, bahkan mau bermain game online bersama. Dan yang paling penting, dia bukanlah hode, dialah Yuuki Asuna dari seri Sword Art Online.

Yuuki Asuna, wanita yang lahir pada tanggal 30 September 2007 (menurut cerita, thank you Reki Kawahara) ini memiliki paras yang menawan, terlalu menawan untuk seorang pemain game online, but who I am to judge her, right? Dalam animenya, Asuna memegang posisi heroine utama dan sudah memiliki kontrak terikat kepada Kirito, sang pemeran utama yang menikmati hari-hari hodenya dalam game GGO. Karena itu di bawah ini saya mengumpulkan beberapa faktor yang mungkin menjadi penentu kenapa Asuna menjadi waifu material yang baik.

Memiliki semua karakteristik seorang istri yang ideal


Selain menjadi seorang pemain game online, kita tidak bisa menghilangkan fakta bahwa Asuna dapat memasak, sangat pengertian, penyayang, dan tidak terlalu mengekang dalam sebuah hubungan. Asuna juga adalah seorang support yang baik bagi Kirito, baik dalam game maupun dalam dunia aslinya membuatnya mengisi peran waifu dengan baik dan pastinya diinginkan oleh banyak orang.

Istri yang mandiri


Asuna memiliki tekad yang sangat kuat, hal tersebut sudah diperlihatkannya sejak awal dengan menjadi solo player yang tidak bergabung dengan siapa-siapa. Walaupun kemudian selama cerita berjalan dia bergabung dengan guild, namun dia berhasil meniti karir dengan kekuatannya sendiri. Asuna pun dapat memiliki rumah sendiri tanpa bantuan siapa-siapa dalam game tersebut.

Bila kamu ingin mencari gadis di dunia nyata yang selevel dengan Asuna, lebih baik menyerah saja. Kamu lebih baik mencari jerami dalam tumpukan jarum, mungkin hal tersebut jauh lebih mudah untuk dilakukan. Terlebih lagi, apakah kamu pikir kamu punya level yang sama dengan Kirigaya Kazuto? Tidak? Mungkin kamu lebih baik mencari ibu guru Nanako Kuroi dari Lucky Star yang sampai sekarang belum menikah dan menghabiskan liburnya dengan bermain game.

Walaupun begitu, bila kamu hanya mengincar sebatas 2D saja Asuna adalah tipe waifu yang baik bagimu, tapi sedikit berbahaya bagi dompetmu karena merchandisenya yang lumayan banyak bila dibandingkan dengan heroine-heroine lainnya. Apakah Asuna cukup baik untuk jadi waifumu? Apakah kamu lebih memilih Suguha yang memiliki BroCon? Atau kamu tipe lolicon yang lebih demen Silica daripada Asuna?
READ MORE

3 Eps Rule-Owari no Seraph


3 Eps Rule-Owari no Seraph

Siapa sih yang tidak kenal anime ini,Owari no Seraph merupakan adaptasi dari manga-nya yang berjudul sama karangan Yamamoto Yamato, perlu diingat bahwa saya sendiri belum baca manga nya, jadi impresi ini murni dari anime nya tanpa membandingkan dari manga-nya.

Berkisah ketika sebuah virus misterius menyerang bumi menyebabkan populasi bumi nyaris musnah. Uniknya virus ini tidak menyerang loli dan shota alias anak di bawah umur 13 tahun. Nasib sue pada saat bersamaan vampire yanggwbingungdarimanaasalnya tiba-tiba menyerang dan memperbudak umat manusia, mereka menjadikan loli dan shota itu sebagai modus ternak dan dihisap darahnya. Adalah Hyakuya Yuuichirou dan keluarga panti asuhannya yang bernasib sial terjebak dan termasuk menjadi ternak para vampire. Bersama salah satu keluarganya, Hyakuya Mikaela, mereka berusaha meloloskan diri bersama keluarga panti asuhannya dari vampire dan mengembalikan kejayaan umat manusia.

Quality


Owari no Seraph dikerjakan oleh Wit Studio yang menurut saya dikerjakan dengan totalitas. Animasi dikerjakan dengan sangat baik sehingga setiap pertarungan terasa seru dan menegangkan. Didukung pula dengan grafisnya yang mantap sehingga tentunya menonton Owari no Seraph dapat memanjakan mata fujo. Selain itu lagu pembuka yang di aransemen oleh Sawano Hiroyuki menambah kesan catchy anime ini.

Berdarah dan Gelap


Ya dua kata itulah yang terlintas saat saya menonton 3 episode pertama, darah muncrat dan bisa dibilang cukup gore serta nuansa yang begitu gelap. Hampir semua pertarungan ada darah yang muncrat atau bahkan hingga ada bagian yang putus. Tetapi meskipun gelap, belum sampai hingga ke tingkat despair, setidaknya untuk episode awal. Saya sendiri merasa episode 2 dan 3 nya lebih ke tipikal anime shonen, entah ke depannya bagaimana. Pada awalnya saya juga mengharapkan ceritanya akan lebih ke arah survival, tapi ternyata tidak juga.

Tapi..


Ada satu hal yang cukup mengganggu saat menonton Owari no Seraph buat saya, yaitu ada aura homo dan fujobait yang cukup obvious. Mungkin itu hanya perasaan saya saja atau mungkin saya hanya lelah. Contoh adegan yang paling kelihatan adalah ketika Yuuichirou menyelamatkan teman cowo barunya dari vampire, dia mengekspresikan senangnya dengan memeluk dan menangis di dada Yuuichirou , sungguh bro sekali!

Ta tapi bukannya saya benci fujoshi atau gimana, hanya saja sebagai cowo normal saya merasa gimana gitu dengan aura tersebut.
READ MORE